3 Komponen Gaji Yang Harus Diberikan Kepada Karyawan Menurut Undang-Undang

Bagi Anda yang sedang mengalami perkembangan usaha, apakah sudah memikirkan untuk merekrut tenaga kerja? Ya, merekrut tenaga kerja sebaiknya Anda lakukan untuk meringankan beban pekerjaan.
Usaha yang mulai berkembang sudah tidak memungkinkan lagi bagi Anda untuk mengelolanya sendiri. Anda tidak akan fokus untuk menangani semua pekerjaan dalam waktu yang hampir bersamaan. Alhasil, pekerjaan Anda menjadi tidak maksimal dan hal tersebut bisa saja mengakibatkan kekecewaan kepada pelanggan.

Tentu saja mencari pegawai yang jujur, amanah, dan kompeten tidaklah mudah. Anda harus benar-benar jeli dalam memilih pegawai yang akan dipekerjakan pada perusahaan Anda. Belum lagi Anda harus menentukan perhitungan gaji karyawan yang sesuai untuk mereka.

3 Komponen Gaji Yang Harus Diberikan Kepada Karyawan Menurut Undang-Undang
3 Komponen Gaji Yang Harus Diberikan Kepada Karyawan Menurut Undang-Undang

Untuk itu, sebaiknya Anda mempelajari tentang pemberian gaji kepada karyawan terlebih dahulu sebelum benar-benar merekrut tenaga kerja. Perlu Anda ketahui bahwa memperhitungkan gaji harus dipertimbangkan secara matang, karena dapat berakibat bagi kinerja karyawan. Anda bisa membayangkan sendiri jika karyawan tidak mendapatkan gaji yang sesuai, maka ia akan bekerja asal-asalan dan ini akan berdampak buruk bagi usaha yang Anda jalankan. Payroll system pada aplikasi perhitungan karyawan dapat memudahkan anda dalam menghitung seluruh komponen komponen gaji karyawan.

Oleh sebab itu, penting bagi Ana dalam membuat perhitungan gaji karyawan yang sesuai dengan kemampuan dan pengalaman kerja yang dimiliki oleh setiap karyawan.

Lalu, apa saja komponen gaji yang harus diberikan kepada karyawan yang mengacu pada undang-undang? Untuk mengetahui lebih jelasnya, berikut adalah 3 komponen gaji menurut undang-undang yang wajib Anda simak.

  1. Gaji pokok
    Gaji pokok merupakan imbalan dasar yang wajib dibayarkan kepada karyawan berdasarkan tingkat atau jenis pekerjaan yang besarnya telah ditentukan menurut kesepakatan (vide amar 1 huruf a SE Menaker No. SE-07/Men/1990).

    Peraturan tersebut mengingatkan kepada pelaku bisnis bahwa perhitungan gaji karyawan tidak boleh dilakukan sembarangan dan harus mengacu kepada undang-undang.

    Tingkat pekerjaan yang dimaksudkan di sini adalah kedudukan di dalam perusahaan. Semakin tinggi kedudukannya di dalam perusahaan, maka semakin tinggi pula gaji pokok yang diperoleh.

    Kedudukan tinggi di dalam perusahaan dapat diperoleh dalam waktu yang panjang, pasalnya setiap karyawan harus memiliki pengalaman kerja yang banyak, skil yang mumpuni, dan masa kerja yang cukup lama.

    Namun, bagi Anda yang ingin dipromosikan agar kedudukannya naik, caranya tidak sulit yaitu dengan berprestasi dan selalu melampaui target yang diberikan oleh atasan.

  2. Tunjangan tetap
    Merupakan tunjangan yang pemberiannya bersamaan dengan gaji pokok. Tunjangan ini tidak berkaitan langsung dengan pencapaian prestasi kerja tertentu ataupun kehadiran karyawan. Pemberian tunjangan tetap ini telah diatur di dalam pasal 94 UU No. 13 Tahun 2003 mengenai Ketenagakerjaan.

    Tunjangan tetap ini bisa berupa tunjangan istri dan tunjangan anak, tunjangan daerah tertentu, tunjangan rumah, dan lain-lain.

    Meskipun tunjangan ini tidak berpengaruh dengan prestasi kerja maupun kehadiran pegawai, namun tetap saja setiap karyawan akan mendapatkan jumlah tunjangan yang berbeda-beda. Ini disebabkan karena status yang disandang oleh masing-masing karyawan apakah sudah menikah atau belum apakah sudah memiliki anak atau belum.

  3. Tunjangan tidak tetap
    Jika tunjangan tetap berkaitan langsung dengan prestasi ataupun kehadiran, maka tunjangan tidak tetap justru kebalikannya. Ya, tunjangan ini diberikan kepada karyawan dengan mempertimbangkan kedua hal tersebut.

    Tunjangan ini tidak dibayarkan secara bersamaan dengan gaji pokok. Contoh dari tunjangan tidak tetap adalah tunjangan makan, tunjangan transport, dan lain-lain.

Setelah memahami ketiga komponen yang harus ada dalam perhitungan gaji karyawan tersebut, Anda akan lebih mudah dalam menentukan berapa anggara yang harus disediakan untuk menggaji tenaga kerja yang akan dipekerjakan di perusahaan Anda.

Terkait informasi HR lainnya, silahkan kunjungi https://sleekr.co/hr/ yang menyediakan informasi teraktual seputar dunia usaha dari kecil hingga menengah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *