Perbedaan Laporan Keuangan Fiskal dan Komersial

Apakah anda tahu apa itu laporan keuangan fiskal? dan apa bedanya dengan laporan keuangan komersial? Nah dalam artikel ini akan dijelaskan jawaban dari pertanyaan diatas, untuk memahaminya dengan baik silahkan simak artikel ini dengan baik samapai akhir ya…
Laporan keuangan fiskal dapat dimaknai secara sederhana sebagai laporan keuangan yang disusun secara khusus sesuai dengan peraturan perpajakan yang berlaku untuk kepentingan perpajakan, sedangkan laporan komersial dapat dimaknai secara sederhana sebagai laporan yang penyusunannya berdasarkan pada prinsip akuntansi yang berlaku dan diakui yang bersifat netral (tidak memihak).

Inilah bedanya Laporan keuangan fiskal dan Komersial

1. tujuan dan juga konten kabar keuangan fiskal
kabar fiskal ditulis buat mendokumentasikan status keuangan industri yang jujur ataupun transparan tiap dikala. terdapat 2 tujuan kabar ialah: mendokumentasikan suasana keuangan buat perencanaan internal industri, dan juga buat menarik investor.
2. riset investor dalam keuangan fiskal
investor dan juga pemegang saham hendak kerap memakai kabar fiskal industri tertentu buat melaksanakan riset primer menimpa industri.
3. pemakaian kabar keuangan fiskal di masa depan
owner industri dan juga anggota dewan memakai kabar fiskal buat mengecek penganggaran tahun-tahun sebelumnya.
4. kabar keuangan komersil
sebaliknya buat kabar keuangan komersil, merupakan kabar yang terbuat dengan beracuan pada prinsip akuntansi yang netral. perbandingan dengan kabar keuangan fiskal pada dasarnya merupakan terletak pada perbandingan pengakuan pengeluaran dan juga pemasukan.
5. perbandingan pelaporan keuangan fiskal dan juga komersial dari segi pemasukan
konsep pemasukan dari perspektif fiskal ialah, ada 3 kelompok pemasukan bersumber pada undang-undang. yang kesatu menggambarkan pemasukan objek pajak pemasukan, pemasukan yang dikenai pph final, dan juga pemasukan yang bukan objek pajak pemasukan.
6. perbandingan konsep penyusutan & persediaan
perbandingan terletak di tata cara penyusutan dan juga penentuan umur peninggalan. pada akuntansi biasa, usia peninggalan didefinisikan dari usia sebenernya dengan tata cara garis lurus, garis menyusut dan juga tata cara jumlah unit. sebaliknya dalam fiskal, syarat perpajakan membagikan acuan pada tata cara penyusutan yang didasarkan pada undang-undang pph.

Demikianlah pembahasan tentang perbedaan laporan keuangan fiskal dengan laporan keuangan komersial, semoga apa yang telah disampaikan dalam artikel ini memberikan wacana yang bermanfaat dan menambah wawasan anda terkait laporan keuangan fiskal.  Apabila anda merasa butuh untuk mengupgrade kemampuan atau skill anda dalam bidang akuntansi mula dari pembukuan yang benar, bagaimana cara analisis akuntansi yang tepat atau cara mengoperasikan software akuntansi yang benar, anda dapat mengikuti Pelatihan Akuntansi secara intensif. Mengapa harus mengikuri pelatihan akuntansi? hal ini karena dengan belajar akuntansi secara terbimbing oleh pelatih yang mumpuni akan dapat memudahkan anda dalam memahami akuntansi secara lebih baik dan lebih cepat.